Selasa 24 Maret
2015
Aku cukup
bersemangat ketika Pak Na'im masuk kelas, karena memang tugas resume ku
selasai. Benar saja saat Pak Naim meminta siapa yang mau mempresentasikan hasil
resumenya aku segera angkat tangan. Aku berusaha semampuku menjelaskan dengan
bahasaku sendiri. Belum puas karena masih sangat kurang Resume ku, tapi tidak
apa - apalah yang penting sudah mulai berani menyampaikan pendapatku.
Setelah sesi
penyampaian hasil resume Pak Naim mulai menjelaskan atau mengevaluasi. Menurut
beliau makin hari hasil resume temen - temen agak menurun dan diharap minggu
selanjutnya lebih ditingkatkan terlebih pada membacanya.
Selanjutnya
beliau menjelaskan materi mulai dari :
1)Penelitian
eksplorasi
Beliau memulai dari kata ''to explore'' yang
berarti penyeledikan, penjelajahan secara luas dan mendalam. Hal- hal yang
kebanyakan di teliti dalam penelitian ini ialah ilmu sosial seperti konflik
antar agama dan lain-lain
Kemudian
selamjutnya
2) Penelitian
dan pengembangan
Penelitian semacam ini biasanya digunakan oleh
perusahaan/lembaga agar produk/jasanya bisa diteima bahkan menimbulakn
fanatisme. Biasanya dilakukan dalam skala kecil dulu, kalau hasilnya baik maka
selanjutnya diaplikasikan ke skala yang lebih besar. penelitian ini bisa
disebut juga R&D dan lembaga R & D yang sangat berhasil seperti yang
dicontohkan Pak Na'im ialah lembaga R&D milik kampus havard. Berbicara LP2M
nya IAIN ya masih mau menuju ke tingkat yang lebih baik lah (hahahahaha)
3) Penelitian
Verifikatif
Merupakan penelitian yang di gunakan untuk
mengecek penelitian - penelitian sebelumnya . Sifatnya bisa mendukung atau
bahkan bisa menggugurkan penelitian sebelumnya.
4) Penelitian
Kebijakan
Pak Na'im memberikan contoh pada pemerintahan
negara kita. Pemerintah menyurvei dilapangan hal apa yang kira - kira
dibutuhkan oleh masyarakat dilapangan, misalkan pada waktu operasi pasar terus
menemukan harga beras naik, maka pemerintah memberi kebijakan lewat bulog ''
Beras Murah''. Hal yang demikian juga dilakukan pemerintah terhadap pemberlakuan
Kurikulum pendidikan di Indonesia harus melewati penelitian kebijakan terlrbih
dahulu agar bisa diterima dengan baik.