Selasa, 12 Mei 2015

METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF #8 #9



Pertemuan ke- 8

Pada pertemuan ini agak molor 3 hari karena pada pertemuan yang sebenarnya di tunda akibat bentrok dengan acara Institut Transvaluasi. Akhirnya jam kuliah dipindah hari Senin jam pertama tanggal 4 Mei 2015. Sesuai perkiraan karena kita tidak pernah ada jam pertama pada semester ini aku dan teman – teman mayoritas datang telat , Cuma aku tidak keterlaluan telatnya. Hari ini adalah membacakan hasil latar belakang dari calon penelitian ilmiah kami. Satu persatu kami di tunjuk oleh pak Nai’m untuk mempresentasiakan hingga akhirnya semua di evalusai oleh beliau.
Dalam catatanku setidaknya aku sendiri harus menentukan objek yang lebih spesifik agar jangan terlalu lebar pembahasannya mengenai Tradisi Pernikahan Jawa.
Lalu Fitri disarankan agar jangan dulu menyampaikan ciri – ciri materi yang dia bahas secar detail pada latar belakang.
 Kemudian Fatim, penelitiannya bagus tapi sangat lokalsentris dan langka waktu penelitiannya yaitu hanya pada waktu suroan(jamasan)
Terus emak dian dievaluasi mengenai jangan kebanyakan membicarakan mitos melulu, harus diseimbangkan dengan fakta ilmiahnya.
Lanjut ke Laela, menurut pak Naim penelitian Laela harus segera di fokuskan ke dalam perspektif satu kerajaan karena dia berbicara Majapahit dan Galuh, dikhawatirkan terlalu rumit nanti penelitiannya.
Kalau anita disarankan untuk memahami kesnian Wayang terlebih dahulu.
Kemudian  Fata, disarankan untuk tidak terlebih dahulu menghajar suatu kubu terlebih dahulu pada latar belakang. Dilatar belakang kita harus berpandangan netral.
Kemudian terakhir Farid agar lebih merapikan alur karena penelitiannya berbicara masalah alur sejarah.



Pertemuan ke-9

Pertemuan kali ini hanya berselang 2 hari dari pertemuan ke -8. Pada kesempatan ini seharusnya aku dan teman – teman mengumpulkan hasil penelitian untuk bagian metode penelitian karena aku malas aku belum mengerjakan. Ternyata banyak teman – teman yang meniru jejakku (hahahaaha). Kecuali si sahabatku mamang Roni Ramlan. Dia sangat rajin ,disaat teman – temannya tidak mengerjakan dia mengerjakan sendiri. Berkat Roni pula pak Na’im tidak jadi marah karena ada bahan untuk dibahas. Istilahnya roni penyelamat bagiku dan pasti juga teman – teman yang lain. Dari hasil evaluasi penelitian Roni ada beberapa masukan dari pak Naim. Kita harus lebih banyak referensi dari artikel di jurnal. Kemudian masukan untuk bagian rumusan maskalah untuk poin nomer 1 tidak boleh menggunkan kalimat tanya bagaimana melainkan “ Apa” itu yang paling ideal,”tutur pa Na’im. Lalu tidak boleh ada 2 variabel dalam satu rumusan masalah, alangkah lebih baik agar dipecah ke rumusan masalah yang lain. Diakhir pembahasan pak Na’im menambah tugas kami agar menuju ke tingkat selanjutnya yaitu menuliskan data penelitian terdahulu pada masing – masing penelitian kami. Tujuannya untuk menghindari plagiasi dan memposisikan diri penelitian kami ini. Juga tetap ditagih bagi metode penelitian yang belum pada pertemuan berikutnya. Semangat – semangat sahabat :)

Free livescore from Unogoal.com