Beberapa stasiun televisi
menjadikan FTV sebagai program andalan dalam acara mereka guna menarik
perhatian penonton. Penonton yang paling utama di sasar adalah para remaja.
Tentu dengan kecenderungan para remaja yang senang terhadap term-term
percintaan sangat cocok sekali dengan
berbagai suguhan cerita percintaan oleh FTV. Menjadi bonus ketika di lapangan
ternyata yang menggandrungi FTV bukan
saja para remaja, tetapi para ibu-ibu rumah tangga juga turut ambil bagian
dalam menyenangi program FTV di berbagai stasiun televisi.
Berbagi latar tempat yang di
gunakan pada cerita-cerita FTV untuk menambahkesan kesan romantis. Hukum ini memang wajib di pakai,
semakin romantis cerita FTV semakin banyak pula penonton yang menyukai. Mulai
dari cerita yang berlatarkan di taman bunga, di peternakan beberapa kali juga
tidak ketinggalan. Paling sering latar cerita yang digunakan adalah
tempat-tempat wisata mulai dari daerah pantai, pegunungan, kebun teh, dan
beberapa tempat wisata yang lain.
Dari beberapa latar cerita yang di
pergunakan oleh sineas-sineas FTV yang menurut pengamatan saya paling menarik
adalah perkebunan di dataran tinggi seperti kebun teh. Suasana yang sejuk, jauh
dari kebisingan kota, bebas polusi, dan masih banyak alasan lainnya. Itu
mungkin juga yang menjadi alasan beberapa produsen FTV memproduksi karyanya
berlatar di kebun teh. Suasana yang tenteram, hening, banyak kicauan
burung-burung menambah kesan romantis. Itu semua sangat medukung alur cerita
FTV yang mayoritas bertemakan percintaan.
Tidak mengetahui persis memang
kenapa tempat pacaran yang paling asik memang kembali ke alam. Mungkin perlu di
adakan peneltian khusus. Tapi FTV menjawab pertanyaan ini semua dengan sering
kali menggunakan latar alam yang masih asri khususnya kebun teh untuk menarik
antusias penonton. Seringkali dengan mengedepankan kealamian tempat, kemudian
di tambah kemampuan pengambilan gambar dan editing
sangat efektif untuk menyihir penonton kalangan remaja dan kaum ibu-ibu, tentu
beberapa kali saya juga ikut tersihir.
Sekarang, untuk bisa merasakan
suasana yang romantis, sejuk, tenteram, bebas polusi, dan nyaman seperti di
cerita-cerita FTV buka lagi menjadi angan-angan semata. Jika ingin mewujudkan
hal tersebut, sekarang juga silahkan mengunjungi kawasan wisata yang ada di
daerah Wlingi kabupaten Blitar. Sirah
Kencong merupakan nama wisata ini. Hamparan tanaman teh menjadi senjata
ampuh kawasan wisata ini untuk menyihir para pengunjung.
Suasana yang indah sudah di
tawarkan ketika akan menuju ke tempat ini. Akses yang begitu luar biasa indah,
melewati hutan, jalanan perbukitan yang asri, di tambah hawa yang sejuk sudah
siap menyapa para pengunjung. Setelah sampai, pengunjung akan sering mendengar
kicauan-kicauan hewan penghuni hutan yang menandakan betapa masih asrinya kawasan
wisata Sirah Kencong ini. Selain hamparan tanaman teh yang menggoda juga
terdapat curug atau air terjun yang
melengkapi kesan indah kawasan yang menjadi andalan wisata kabupaten Blitar
saat ini.
Bagi penggemar FTV pasti seketika
akan ikut merasa larut dalam cerita-cerita FTV yang sering mereka saksikan.
Banyak sekali pengunjung yang sekadar mengabadikan cantiknya kebun teh, banyak
juga pasangan muda-mudi menikmati kebersamaan mereka, nuansa romantis memang yang
begitu kentara tatkala berkunjung ke kawasan wisata ini.
Jadi saya rasa tidak perlu
berpikir panjang, bagi siapapun yang ingin menghabiskan akhir pekan bersama
keluarga, pasangan, atau orang-orang istimewa yang lain sangat pas sekali jika
mengunjungi tempat ini. Buat pasangan yang akan menikah, saya rasa sangat tepat
untuk melaksanakan pre-wedding di
sini. Jika selama ini kita hanya bisa membayangkan betapa romantisnya cerita
FTV, di tempat ini kita akan merasakan sendiri betapa romantisnya kehidupan
ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar